me...
ini hal serius...
ini sebuah perjalanan,,dimana kau akan banyak sekali menemukan bunga-bunga dalam perjalananmu..tentu saja diakhir perjalananmu kau harus telah memilih satu bunga..itu semua kau yang memilih,,entah bunga diawal perjalananmu,dengan resiko jika diakhir perjalananmu terdapat bunga yang lebih cantik kau tak bisa membuang bunga lamamu dan mengambil bunga baru itu,,atau kau memutuskan untuk mengambil bunga diakhir perjalananmu,,tentu saja dengan resiko jika bunga tercantikmu ternyata bunga diawal perjalananmu itu,kau tak bisa kembali keawal perjalananmu dan kau haruslah berbesar hati karna kau hanya mendapat pilihan bunga diakhir perjalananmu itu,atau mungkin kau sama sekali tak mendapat pilihan..
walau sebenarnya semua tidaklah semudah itu,tentu saja kau akan sering bertemu dengan bunga tercantikmu,entah diawal perjalananmu atau diakhir perjalananmu,,dan kau yakin dengan bunga pilihanmu itu,secantik apapun bunga yang akan kau temui daperjalananmu nanti kau akan tetap memilih bunga itu,,namun sayang sekali,entah kenapa kau tak bisa meraih bunga itu..
jika aku,,sebenarnya aku ingin memilih bunga diawal perjalananku,secantik,semenarik,sebaik apapun bunga yang akan kutemui diperjalananku nanti,bunga itu takkan pernah bisa sehebat bunga awalku,dan tentu saja bunga awalku berbeda dengan bunga manapun,karna bunga awalku satu-satunya bunga yang menemaniku dalam perjalananku dari awal perjalanan hingga akhir perjalanan,dan takkan pernah ada satu bunga pun yang akan mampu melakukan hal yang sama seperti bunga awalku,karna tak ada satu bunga pun yang mampu memutar waktu keawal perjalananku untuk bisa menemani perjalananku seperti yang bunga awalku lakukan padaku..karna waktu dan kebersamaan itulah yang membuat bunga awalku spesial untuku..
dan walau tentu sebenarnya semua tidaklah semudah itu juga..
menemukan bunga yang tepat diawal perjalanan seribujuta kali lipat lebih sulit dibanding menemukan limapuluhtiga orang yang sanggup membuat metafor busuk dan menyakitkan seperti ini..
ini sungguh hal yang serius,aku tau ini sebuah pilihan terrumit dalam hidup(tentu saja karna bunga-bunga tak seperti Tuhan yang bukan sebuah pilihan,karna itu aku sedikit pun tak merasa rumit memilihNya)dan karna taruhan sebuah kegagalan jauh lebih buruk daripada kematian,bukankah kegagalan dalam sebuah perjalanan jauh lebih menyakitkan..
dan itu akan menjadi seribujuta kali lipat lebih menyakitkan lagi dari limapuluhtiga kali kesakitan itu,kau tau kenapa,
karna kita tak pernah mati..
ini hal serius 2...
ini sebuah perjalanan,,dimana kau akan banyak sekali menemukan bunga-bunga dalam perjalananmu..tentu saja diakhir perjalananmu kau harus telah memilih satu bunga..itu semua kau yang memilih,,entah bunga diawal perjalananmu,dengan resiko jika diakhir perjalananmu terdapat bunga yang lebih cantik kau tak bisa membuang bunga lamamu dan mengambil bunga baru itu,,atau kau memutuskan untuk mengambil bunga diakhir perjalananmu,,tentu saja dengan resiko jika bunga tercantikmu ternyata bunga diawal perjalananmu itu,kau tak bisa kembali keawal perjalananmu dan kau haruslah berbesar hati karna kau hanya mendapat pilihan bunga diakhir perjalananmu itu,atau mungkin kau sama sekali tak mendapat pilihan..
walau sebenarnya semua tidaklah semudah itu,tentu saja kau akan sering bertemu dengan bunga tercantikmu,entah diawal perjalananmu atau diakhir perjalananmu,,dan kau yakin dengan bunga pilihanmu itu,secantik apapun bunga yang akan kau temui daperjalananmu nanti kau akan tetap memilih bunga itu,,namun sayang sekali,entah kenapa kau tak bisa meraih bunga itu..
jika aku,,sebenarnya aku ingin memilih bunga diawal perjalananku,secantik,semenarik,sebaik apapun bunga yang akan kutemui diperjalananku nanti,bunga itu takkan pernah bisa sehebat bunga awalku,dan tentu saja bunga awalku berbeda dengan bunga manapun,karna bunga awalku satu-satunya bunga yang menemaniku dalam perjalananku dari awal perjalanan hingga akhir perjalanan,dan takkan pernah ada satu bunga pun yang akan mampu melakukan hal yang sama seperti bunga awalku,karna tak ada satu bunga pun yang mampu memutar waktu keawal perjalananku untuk bisa menemani perjalananku seperti yang bunga awalku lakukan padaku..karna waktu dan kebersamaan itulah yang membuat bunga awalku spesial untuku..
akan tetapi jika suatu saat bunga kecilku tidaklah seperti apa yga telah diharapkan, tentulah aku taidaka akan membuangnya begitu saja, aku pernah mempelajari satu kata, yaitu 'tanggungjawab'..
tentu saja aku hruslah memiliki bekal sebelum aku memilih satu bunga, dan aku haruslah berikir juga apakah bekal yang aku miliki bisa untuk meraih bunga yang aku pilih atau tidak. banyak sekali bunga diawal perjalananku ini, walaupun seperti itu tentu aku haruslah berhati-hati dalam memilih bunga karna itu akan menentukan warna perjalananku nanti. memilih satu bunga bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, dan ini bukanlah sesuatu yang dapat dipelajari, hanya satu yang aku perlukan: kekuatan yang tak seorangpun bisa melawan kekuatan ini, dan orang-orang menyebut kekuatan ini dengan sebutan 'takdir'..
karna pada awalnya bunga akan terlihat sama, aku haruslah teliti melihat perbedaan bunga yang akan aku pilih. aku melihat ada satu hal yang membedakan bunga itu dengan bunga-bunga lainnya, dan ketika aku mulai mencoba kembali berikir tentang apa yang membuat perbedaan itu, hatiku berkata 'sesuatu yang tak terlihat'..
saat seperti itulah tak ada alasan nutuk menyangkal, bahwa ia memang bunga yang tepat untuku. walaupun perbekalanku sudah dapat dipastikan tak akan mencukupi untuk meraih bunga itu, aku hanya bisa mencobanya, karna aku tau tak ada suatu kepastian untuk menemukan bunga serupa keduakalinya, karna mungkin aku tak akan pernah menemukannya lagi. karna aku tau aku tak akan pernah bisa memutar kebelakang, karna itu walaupun gagal itu tidaklah semenyakitkan dari sebuah penyesalan ketika aku menghabiskan waktu bersama bunga tak tepat untuku, sekarang saatnya aku meraih bunga itu..
maaf,mungkin aku gerbang kehancuranmu yang datang atas nama cinta..
dan walau tentu sebenarnya semua tidaklah semudah itu juga..
menemukan bunga yang tepat diawal perjalanan seribujuta kali lipat lebih sulit dibanding menemukan limapuluhtiga orang yang sanggup membuat metafor busuk dan menyakitkan seperti ini..
ini sungguh hal yang serius,aku tau ini sebuah pilihan terrumit dalam hidup(tentu saja karna bunga-bunga tak seperti Tuhan yang bukan sebuah pilihan,karna itu aku sedikit pun tak merasa rumit memilihNya)dan karna taruhan sebuah kegagalan jauh lebih buruk daripada kematian,bukankah kegagalan dalam sebuah perjalanan jauh lebih menyakitkan..
dan itu akan menjadi seribujuta kali lipat lebih menyakitkan lagi dari limapuluhtiga kali kesakitan itu,kau tau kenapa,
karna kita tak pernah mati..
kisah sesungguhnya tentang wanita dengan strawberry di rambutnya
aku ingin bertahan..
aku harap aku bertahan..
aku harus bertahan..
ini tentang keinginannya,
ini tentang harapanya,
ini tentang kekuatannya,
ini tentang wanita dengan strawberry dirambutnya..
ini perjalananku menuju masa lalu, dimana saat ini aku bisa melihat diriku diwaktu itu, tentang aku, keegoisanku, kekeraskepalaanku, kemunafikanku, kebohonganku, dan segala ke_aku_anku..
saat aku dahulu tertawa,
saat aku dahulu melihatnya menangis..
saat aku dahulu menangis memohon sesuatu,
saat aku dahulu melihatnya tersenyum manis mengabulkannya..
saat aku tau dia wanita dengan strawberry dirambutnya..
aku sungguh mengalaminya sendiri, saat semua ke_aku_anku tak mungkin termaafkan, ia hanya tersenyum dan membuka sayapnya lebar-lebar, aku melihat wanita dengan strawberry dirambutnya dihadapanku, ia akhirnya menangis, ia bilang ia bahagia, dan dihari ke sertus lima puluh tiga dari semua kebodohanku itu aku tersadar tentang satu hal, kau tau apa itu?
sedikit pun tak pernah kuragukan, ia adalah rumahku..
sungguh ia wanita dengan strawberry dirambutnya yang teramat hebat..
dan sungguh akupun teramat mencintainya..
karna itu aku akan bertahan..
kue jahe
kisah sederhana tentang mimpi yang rumit
aku akan menceritakan kisah sedehana ini, mungkin kau akan kecewa karna kisah ini dimulai dari potongan kue jahe kering yang tersimpan beberapa tahun yang lalu. tetapi jika beberapa tahun lalu aku memakannya tentu takan ada sisa potongan kue dan kisah ini takan pernah ada. saat itu aku berpikir jika aku mempunyai sesuatu yang paling berharga aku akan selalu menyisakan kebahagiaan itu untuk masa depan, seperti halnya kue itu aku tak memakannya saat itu, karna aku ingin melihatnya lebih lama walaupun dengan resiko aku tak pernah merasakan rasanya. itu adalah salah satu resiko dari sebuah keputusan kecil, tentu saja semua keputusan ada resikonya, kita harus belajar menerima resiko itu karna aku pikir menghindari pengambilan resiko sama artinya dengan mengambil resiko terbesar. sama halnya dengan keputusan; tindakan adalah buah dari keputusan dan tentu saja semua tindakan ada konsekuensinya, kita harus berbesar hati untuk menerima konsekuensi itu. jika aku boleh jujur padamu sungguh aku ingin berbicara juga tentang menghindari penenerimaan konsekuensi sama artinya dengan pengambilan konsekuensi terbesar. tapi sungguh aku teramat malu padamu karna aku dulu bukanlah seorang yang hebat untuk menentukan sebuah tindakan, tapi karna hal itulah aku menceritakan kisah ini, tentang sebuah konsekuensi terbesar itu. beruntunglah oranrorang yang mempunyai resiko dan konsekuensi dalam hidupnya, karna merekalah yang dalam hidupnya mempunyai keberanian untuk memilih sebuah pilihan, karna semua hal didunia adalah sebuah pilihan termasuk pilihan untuk tidak memilih, percayalah padaku..
ah,jika saja aku bisa bertanya padamu, tapi aku yakin aku tak bisa mendengarkan jawaban darimu karna tentu saja ketika kau membaca ini aku sama sekali tak berada disampingmu(tapi kita tak pernah tau). saat ini aku hanya bisa bertanya sendiri dan menjawabnya sendiri, setidaknya aku mendengar jawaban diriku sendiri(kau bisa melakukan hal yang sama jika kau tak mempunyai seorang teman, tentu saja teman disini adalah seorang yang bisa kau ajak berpetualang dan menangis bersama)
orang-orang bersayap
sungguh, percayalah padaku..
tidak semua anakanak itu kekanakkanakan,
dan tidak semua orang dewasa itu dewasa,
bukankah mereka tidak menyebutnya dewasa untuk seorang dewasa yang dewasa,
dan mereka tidak menyebutnya kekanakkanakan untuk seorang anak yang kekanakkanakan,
dan bukankah seorang yang dewasa itu seorang anak,dan seorang yang kekanakkanakan itu seorang dewasa,
jika kita mulai mencoba memahami tentang hal ini memang rasanya sedikit tak adil jika orang dewasa harus mengatakan bahwa ini sesuatu yang kekanakkanakan,karna seorang kekanakkanakan bahkan tak pernah mengerti apa yang dipikirkan anakanak..
ah,orang dewasa memang seperti itu,
anakanak haruslah mengerti apa yang dipikirkan orang dewasa..





bravenet.com