untitled

misingpiece...


bagian yang hilang, ini sebuah pola pikir, sebuah sudut pandang lain untuk melihat dunia, untuk menemukan sesuatu yang hilang, dan untuk kita mencarinya, karna hidup adalah sebuah pencarian, dan keberhasilan dari sebuah pencarian bukan ketika kita mendapatkan apa yang kita cari, tapi mendapatkan hikmah perjalanan selama pencarian yang memberikan kita pelajaran berharga..

selamat datang didunia nyata, dunia pikiran kita yang terlalu banyak kehilangan, kehilangan banyak hal termasuk untuk seorang jahat yang kehilangan kebaikannya dan untuk seorang baik yang kehilangan kejahatannya, untuk semua yang merasa kehilangan dan untuk semua yang kehilangan 'rasa kehilangan'nya hingga merasa tidak kehilangan apapun..

selamat siang(semoga disana juga siang, dan kau menggunakan waktu malam untuk melihat bintang)perkenalkan saya riyansyah, saat ini saya masih menjalankan pendidikan di fakultas senirupa dan desain institut teknologi bandung(itb). saya ingin berbagi tentang suatu kehilangan ini, dan bercerita tentang petualangan pencarian, disini kau bisa melihat beberapa hal yang telah saya lakukan, yang hasilnya bisa kau lihat dalam sebuah tulisan, foto atau artwork. kembali sedikit ke pemikiran awal tentang kehilangan, hampir semua karya-karya saya berkonsep dasar tentang kehilangan(kecuali beberapa study saya), ntah kehilangan sesuatu yang bersifat eksplisit dan sederhana seperti ketika kehilangan suatu barang atau kehilangan seseorang. atau juga ketika kehilangan sesuatu yang bersifat implisit dan lebih rumit, sulit dimengerti seperti kehilangan kesadaran, hingga yang bisa saya lakukan hanya ‘lakukan saja’, kadang dalam beberapa hal manusia tidak membutuhkan alasan untuk melakukan sesuatu tapi bukan berarti tidak mempunyai alasan, karna ketika kita tidak membutuhkan alasan untuk melakukan sesuatu dalam waktu bersamaan kita mempunyai alasan, alasannya yaitu: tidak mempunyai alasan untuk tidak melakukan sesuatu..
ini yang saya sebut dengan 'permasalahan hati', sesuatu yang seharusnya tidak perlu saya mengerti, walaupun kadang-kadang keegoisan saya tidak bisa menerima akan hal itu, seperti yang kita lihat manusia memang selalu merasa pintar dan bisa mengerti semua hal, mereka terkadang terlalu sibuk mencoba mengerti sesuatu dan akhirnya kehilangan waktu mereka untuk menikmati sesuatu itu, sungguh menyedihkan..
coba kita pikirkan tentang permasalahan hati dalam hal berkarya atau menikmati suatu karya, betapa ajaibnya tangan kita akan melakukan sesuatu yang bahkan tidak kita sadari dan betapa secara tiba-tiba kita merasa sangat bahagia melihat karya yang berbicara secara 'nyata'. saya pikir ini jauh lebih menarik dibanding karya-karya yang sudah mulai kehilangan kemampuan 'berbicaranya', untungnya karya-karya yang kehilangan kemampuan itu mempunyai 'majikan' yang hebat yaitu orang-orang yang merasa pintar dan bisa mengerti semua hal, akhirnya majikannya yaitu pembuat karya yang harus menggantikan kemampuan berbicaranya, lalu karya hanya bisa tersenyum manis di sudut ruangan melihat perdebatan, sekaligus merasa cemas karna dia akan berpisah dengan majikannya jika ia jadi ditukar dengan uang yang banyak, lebih seru untuk sebuah diskusi yang serius memang..

hey, tapi masih ada orang-orang yang saya pikir lebih menyedihkan dari orang-orang pemikir yang merasa pintar dan bisa mengerti semua hal tadi, yaitu orang-orang yang sedikit berpikir, mereka mungkin tidak terlalu menyadari bahwa hidup mereka adalah pikirannya, salah satu yang saya tau tentang yang mereka pikirkan adalah mereka lebih banyak menikmati sesuatu daripada memikirkan sesuatu, dalam hal menikmati mereka memang hebat, sampai memilih untuk diam dan menikmati yang ada dibanding dengan sedikit bertualang, sayang sekali padahal dunia begitu luas, seharusnya mereka bisa menikmati banyak hal, tapi itu sebuah pilihan dan ironisnya orang-orang yang memilih tidak berpikir ini populasinya empatbelas kali lipat lebih banyak dari yang mau berpikir atau sekitar lima milyar empat ratus dua puluh empat juta delapan ratus ribu seratus lima puluh tiga orang dari total penduduk bumi enam miyar..

dan ntah berapa orang yang bisa berpikir mengimbangi kedua pemikiran orang-orang itu, tapi jika memang sedikit saya rasa orang itu masuk kategori orang-orang berpikir, karna dia pemikir yang hebat hingga bisa menyeimbangi keduanya..

sekarang,
kira-kira kau masuk kelompok yang mana?
jika dari sekarang kau tidak peduli masuk kelompok yang mana berarti kau termasuk orang-orang yang memilih sedikit berpikir, bukan sesuatu yang buruk dan selamat bergabung dengan lima milyar lainnya. tapi jika kau memilih untuk berpikir dan masih sedikit bingung kau termasuk yang mana, selamat bergabung dengan orang-orang berpikir yang tidak merasa pintar dan tau semua hal tapi juga tidak diam tanpa berpikir, dan orang-orang ini adalah orang-orang dalam petualangan yang menakjubkan untuk sebuah pencarian 'bagian yang hilang' ..


Report Content · · Web Hosting · Blog · Guestbooks · Message Forums · Mailing Lists
Easiest Website Builder ever! · Build your own toolbar · Free Talking Character · Email Marketing
powered by a free webtools company bravenet.com